ISI

TIM GBZ HANTARKAN WARGA PSEKSU KE RS PALEMBANG

28-January-2018, 19:22


LAHAT – PasukanTim Garda Bursah Zarnubi (GBZ) Malam ini  hantarkan Salah satu anak bernama riska si penderita sakit Ambien Akut yang berasal dari desa Sukajadi kec Pseksu ke Rumah Sakit Palembang. Minggu (28/1).

Menurut Info yang didapat dari leo,  sang ayah riska mengatakan bahwa anak nya sudah menderita penyakit Ambien Akut semenjak 1 tahun yang lalu yang sekarang keadaannya sudah parah dan harus di berikan pengobatan serius oleg tim medis.

“Biasenye kami cuma berobat di puskes saje, anye ji Jeme puskes die la angkat tangan, nah dari itula aku lamulai bingung nak kemane dan makmane anak akuni,  mane aku tepikir dengan biaya”. Jelas sang ayah.

Namun,  sambungnya,  Alhamdulillah Allah ngabulka doa aku untuk kesembuhan anak akuni dengan menghadirkan Tim dari perwakilan Pak Bursa Zarnubi yang ngenjok bantuan kesehatan untuk anak aku dan bahkan kami langsung di antarkanye ke palembang untuk berobat disane.

Pada kesempatan ini aku ngucapka terime kasih banyak kepada Paslon Bursah-Parhan beserta tim nye seperti Kak Ayeng,  Predi dan Eman yang la nulong aku. Kalu dikde ka makmane nian nasip anak akuni,  pokok e aku cuma pacak bedoa semoga ape yang di cite-citekan Pak Bursa-Parhan untuk menjadi Bupati dan Wakil Bupati lahat di kabulkan oleh Allah SWT karne beliau tu sangat peduli dengan kami jeme dak punyani”. Ungkapnya.

Sementara itu Ayeng selaku ketua tim GBZ membenarkan bahwa kemaren sore dirinya mengantarkan salah satu anak yang bernama riska ke rs palembang untuk berobat penyakit Ambiennya yang sudah parah dan sudah sampai di Rumah singgah Aswari Rivai palembang untuk beristirahat sejenak.

“Alhamdulillah,  dek riska sudah sampai di palembang untuk berobat penyakitnya di rumah sakit Moh Husen palembang, apa yang sudah kami lakukan ini berkat kepedulian Paslon Bursah-parhan kepada masyarakat di dalam bentuk bantuan kesehatan”. Ujarnya

Lebih lanjut. Ayeng mengatakan bahwa dirinya mendoakan semoga riska cepat di berikan kesehatan sehingga nantinya riska bisa cepat pulang dan berkatifitas seperti anak-anak yang lainnya”. Pungkasnya. (ALI).